Mendingan Viral atau Diam, Ketua DPR RI Punya Jawaban

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa para masyarakat yang aktif memviralkan permasalahan di media sosial menjadi tantangan bagi anggota dewan. Menurutnya, rakyat telah memberikan kepercayaan kepada lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk menjalankan kekuasaan negara dengan efektif demi kepentingan rakyat.

Pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis lalu, Puan juga mengungkapkan bahwa berbagai masalah yang dihadapi masyarakat kini semakin memerlukan peran serta negara. Namun, terkadang masyarakat merasa bahwa negara lambat dalam merespons masalah tersebut. Maka, masyarakat pun mengambil inisiatif sendiri dengan cara memviralkan hal tersebut di media sosial, diyakini bahwa jika tidak viral, maka tidak ada keadilan.

DPR RI berkomitmen untuk memenuhi harapan rakyat melalui pengemban amanat konstitusi dalam menjalankan kedaulatan rakyat. Selain itu, DPR RI juga terus berupaya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, maju, sejahtera, dan mudah bagi rakyat.

Melalui alat kelengkapan dewan (AKD), DPR RI telah melakukan rapat kerja dan rapat dengar pendapat terkait dengan berbagai permasalahan yang menjadi sorotan masyarakat. Beberapa dari permasalahan tersebut mencakup tabungan perumahan rakyat, pembatalan pelamar bidan pendidik, judi online, masuknya penyedia layanan internet Starlink, masalah pertanahan termasuk mafia tanah dan sertifikat elektronik, serta peredaran narkoba di wilayah perbatasan Pulau Kalimantan.

Puan meminta pemerintah untuk segera mengatasi semua permasalahan tersebut agar rakyat dapat merasakan kehadiran negara dalam menangani urusan mereka. Ini semua dilakukan dengan harapan agar keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat dapat terwujud.

Siapakah yang Bakal Menang? PDIP dan Bobby di Pilgub Sumut

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, telah menjawab pertanyaan dari awak media mengenai kemungkinan Partai tersebut untuk mengusung menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, dalam Pilgub Sumatera Utara 2024. Puan menyatakan bahwa PDI Perjuangan sedang mempertimbangkan opsi untuk mendukung Bobby, meskipun belum ada keputusan final yang dibuat.

Di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta pada Jumat 5 Juli 2024, Puan mengatakan, “Bisa jadi,” ketika ditanya apakah partainya juga mempertimbangkan Bobby seperti yang dilakukan oleh PKB. Namun, Puan menegaskan bahwa sampai saat ini, belum ada keputusan resmi yang diambil terkait calon yang akan diusung dalam Pilgub Sumut 2024. Meskipun demikian, kemungkinan PDIP akan mengusung Bobby tetap terbuka.

Sebelumnya, PKB telah secara resmi mengusung Bobby Afif Nasution sebagai Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara 2024. Dukungan ini diumumkan melalui pemberian surat rekomendasi kepada Bobby yang dilakukan di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, pada Kamis 4 Juli 2024. Waketum PKB, Jazilul Fawaid, menjelaskan bahwa Bobby telah ditetapkan sebagai Calon Gubernur Sumut dalam SK yang diberikan.

Dengan perkembangan ini, politik Sumatera Utara menjadi semakin menarik dengan potensi pertarungan antara beberapa figur yang memiliki dukungan dari berbagai partai. Meskipun belum ada keputusan final dari PDI Perjuangan, kemungkinan adanya dukungan untuk Bobby Nasution menampilkan dinamika dalam arena politik Sumut.

Puan menunjukkan sikap yang terbuka dan siap untuk mempertimbangkan semua opsi dalam memilih calon yang akan diusung oleh PDI Perjuangan. Walaupun belum ada keputusan yang diambil, keterlibatan Bobby Nasution sebagai bakal calon gubernur dari PKB memberikan warna baru dalam persaingan politik di Sumatera Utara. Publik pun akan terus menantikan langkah selanjutnya dari kedua partai terkait Pilgub Sumut 2024.